Jakarta – Tindakan empati dan kepedulian yang ditunjukkan oleh aparat kepolisian menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfungsi sebagai penjaga keamanan. Dalam sebuah peristiwa yang menggugah, Aiptu Zakaria dan Aiptu Monang Parlindungan Ambarita dari Polda Metro Jaya meluangkan waktu untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan di Menteng, Jakarta Pusat. Kunjungan ini, yang berlangsung pada Kamis (4/9/2025), merupakan contoh nyata dari hubungan humanis antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
Tindakan tulus ini bukan hanya sekedar formalitas, namun lebih kepada ungkapan nyata dari kepedulian yang mendorong polisi untuk hadir dalam momen-momen penting dalam kehidupan masyarakat. Kehadiran polisi dalam rumah duka almarhum Affan menunjukkan bahwa mereka memahami makna dari kehilangan dan pentingnya dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Peran Polisi dalam Masyarakat
Aparat kepolisian memiliki peran yang multifaset dalam kehidupan masyarakat. Selain bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban, mereka juga berfungsi sebagai jembatan antara institusi dan masyarakat. Saat pihak kepolisian mengunjungi rumah duka, ini menjadi momen penting untuk menunjukkan kedekatan dan empati terhadap perasaan orang-orang yang berduka.
Data menunjukkan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Polres Metro Jakarta Pusat, melalui tindakan seperti ini, menunjukkan bahwa mereka tidak hanya hadir dalam situasi kritis, tetapi juga pada saat-saat yang penuh emosi, seperti kehilangan. Keberadaan mereka di tengah masyarakat tidak hanya memperkuat keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang lebih saling pengertian dan menghargai.
Strategi Membangun Hubungan yang Kuat
Pembangunan hubungan antara polisi dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan komunitas yang aman dan harmonis. Salah satu strategi efektif adalah melalui komunikasi yang terbuka. Dalam kunjungan ke Posko Bersama di Jalan Cepu, RT 02 RW 06, Menteng, Aiptu Zakaria dan Aiptu Monang tidak hanya menyampaikan duka cita, tetapi juga menjalin komunikasi dengan warga dan pemuda setempat. Interaksi ini memungkinkan adanya pertukaran ide dan saran yang dapat membantu kedua belah pihak.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa kehadiran polisi dalam momen duka cita ini mencerminkan wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Polisi tidak lagi dilihat hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri. Melalui pendekatan yang penuh empati, hubungan emosional antara polisi dan masyarakat bisa semakin erat.
Kompol Rezha Rahandhi, Kapolsek Metro Menteng, menyampaikan harapan agar langkah-langkah empatik ini dapat memperkuat rasa saling pengertian dan membangun kepercayaan antara masyarakat dan kepolisian. Ini bukan hanya soal tugas, melainkan juga menunjukkan bahwa Polri selalu hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih humanis, diharapkan citra polisi di mata masyarakat pun akan semakin positif.


