Penegakan hukum di kawasan Papua terus menjadi fokus utama bagi aparat keamanan, terutama dalam menghadapi ancaman dari kelompok kriminal bersenjata. Salah satu langkah signifikan terjadi pada 27 Oktober 2025, ketika Satuan Tugas Operasi Damai berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Lanny Jaya.
Pada hari itu, satu tersangka bernama Dugi Telenggen atau Dugwi Kogoya ditangkap di Kampung Ulume. Penangkapan ini berawal dari sebuah insiden yang lebih besar, di mana Dugi diakui terlibat dalam serangkaian kegiatan penembakan yang mengakibatkan gugurnya Brigpol Joan H. Sibarani, serta melukai seorang warga sipil. Kejadian tersebut menyita perhatian publik dan membuktikan betapa mendesaknya situasi keamanan di kawasan tersebut.
Penangkapan yang Terencana dengan Baik
Setelah menerima laporan mengenai pertikaian masyarakat di Kampung Ninam, aparat keamanan segera bertindak cepat. Tim Satgas Ops Damai Cartenz, bersama dengan personel Polres Lanny Jaya, menjelajahi lokasi untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi mengganggu ketenteraman warga. Langkah ini menunjukkan kesiapsiagaan dan tanggung jawab aparat dalam menjalankan tugas mereka.
Ketika tim melakukan penelusuran di Kampung Ulume, mereka menemukan seorang individu yang memegang telepon genggam, terdeteksi milik Dugi Telenggen. Melalui penyelidikan lebih mendalam, penangkapan berhasil dilakukan, memperlihatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Berbagai barang bukti turut diamankan, termasuk unit ponsel, buku catatan, dan identifikasi lainnya yang akan mempermudah proses hukum selanjutnya.
Dampak dan Tanggapan Terhadap Penangkapan
Keberhasilan penangkapan Dugi Telenggen dipandang sebagai sinyal positif bahwa aparat terus berkomitmen untuk menanggulangi aksi kriminal bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat. Kepala Operasi Damai Cartenz memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dan menekankan pentingnya kolaborasi antara instansi terkait untuk mendukung keamanan di Papua.
Lebih jauh, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz menegaskan niat untuk terus memburu jaringan KKB lainnya sehingga situasi di Papua bisa lebih aman dan damai. Strategi ini tidak hanya bertujuan untuk menindak pelaku kejahatan, tetapi juga menciptakan rasa percaya dan ketenangan di kalangan masyarakat setempat. Dengan terus memperkuat sinergi, diharapkan aksi kekerasan bersenjata dapat diputus dan masyarakat bisa menjalani hidup dengan lebih aman.
Dalam konteks ini, penangkapan Dugi Telenggen diharapkan membawa perubahan yang signifikan dalam dinamika keamanan di Lanny Jaya dan sekitarnya. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan kondisi yang lebih kondusif, menjauhkan masyarakat dari segala bentuk kekerasan dan ketakutan.


