Pada tanggal 21 Juni 2025, untuk mengantisipasi risiko banjir dan penyebaran penyakit pasca-musim hujan, di wilayah Kodim 0508/Depok telah dilaksanakan kegiatan Karya Bakti. Kegiatan ini berpusat di Jalan Pramuka Raya, RT 03 RW 12, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Kegiatan Karya Bakti ini melibatkan 48 personil TNI, 10 Dinas PUPR/SDA, dan 15 warga setempat, fokus pada pembersihan saluran air, selokan, serta lingkungan yang dipenuhi oleh sampah dan lumpur. Upaya ini diadakan dengan tujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesehatan masyarakat.
Kontribusi TNI dalam Kegiatan Lingkungan
Pemimpin kegiatan, Mayor Arm Ruwijo dari Pasi Pers Kodim 0508/Depok, hadir untuk memimpin langsung upaya pembersihan ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan, terutama saat musim hujan tiba. Ruwijo menyatakan, “Karya Bakti ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Dengan membersihkan saluran air yang kotor, kita juga mencegah banjir dan melindungi kesehatan masyarakat dari potensi wabah penyakit.” Kegiatan ini menunjukkan bagaimana semua elemen bisa bekerja sama demi kesejahteraan bersama.
Lebih lanjut, fokus utama dalam kegiatan ini adalah pembersihan saluran-saluran air, parit, dan area-area rawan genangan. Dengan melakukan normalisasi di lokasi tertentu, kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya banjir. Satgas PUPR juga mengungkapkan bahwa petugas mereka telah melakukan pengerukan sedimen di kali, dan langkah ini sangat penting untuk menjaga aliran air tetap lancar, terutama saat hujan deras.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat Terhadap Lingkungan
Kegiatan Karya Bakti ini juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Isal, seorang anggota Satgas PUPR, menyarankan agar warga tidak membuang sampah sembarangan di kali. Ia menegaskan bahwa kali adalah bagian dari lingkungan yang harus dijaga. “Jika kita membuang sampah sembarangan, maka kita sendiri yang akan merasakan dampaknya,” tuturnya. Hal ini adalah pengingat penting bagi kita semua untuk menjaga kebersihan area publik.
Selama kegiatan, banyak warga menyambut positif inisiatif yang dilaksanakan bersama Kodim ini. Aidilah Fitriansyah dari RT 2 RW 05 mengatakan, “Kegiatan ini memberikan contoh kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.” Ia juga merasakan perlunya perhatian dari pemda dalam menangani cabang-cabang pohon yang mengganggu jalan. Dengan melibatkan lebih banyak masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sinergitas antara TNI, masyarakat, dan pihak terkait menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kebersihan dan mencegah banjir.
Beberapa warga lain, seperti Ardian yang merupakan Sekretaris RW 05, menyampaikan harapan untuk melanjutkan kegiatan bersih-bersih agar dapat menjangkau lebih banyak lokasi yang membutuhkan perhatian. Ia berpendapat bahwa membersihkan tempat-tempat yang menjadi titik buang sampah sementara bisa mendorong warga untuk lebih disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Jika kita tidak peduli, tempat ini bisa menjadi tempat pembuangan sampah sementara. Kita perlu menjaga supaya tempat-tempat ini tetap bersih,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan Karya Bakti ini tidak hanya berfokus pada aspek pembersihan tetapi juga sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Harapannya, partisipasi aktif dari masyarakat dapat terus berlanjut, tidak hanya di area sekitar Kodim, tetapi juga di lingkungan lainnya. Dengan kerjasama yang baik antara berbagai pihak, kita dapat memiliki lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk masa depan.


