Di Aceh Tamiang, sebuah inisiatif signifikan terjadi ketika Polres Aceh Tamiang menjalin kerja sama dengan Universitas Jambi untuk menyalurkan bantuan pendidikan bagi pelajar yang terpengaruh oleh bencana banjir. Pada tanggal 28 Januari 2026, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kelanjutan pendidikan anak-anak seusai musibah yang melanda pada 27 November 2025.
Tanggapan segera dari kedua institusi ini menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap masa depan generasi muda di daerah tersebut. Banjir yang merusak telah berakibat besar terhadap sarana pendidikan, sehingga upaya pemulihan ini sangat diperlukan agar siswa dapat melanjutkan proses belajar mereka tanpa hambatan.
Bantuan Pendidikan Setelah Banjir
Dalam upaya ini, bantuan yang diberikan mencakup tas sekolah, buku tulis, dan peralatan alat tulis guna menunjang aktivitas belajar siswa yang terkena dampak langsung. Ini bukan hanya soal memberikan barang-barang, tetapi juga mengenai pemulihan semangat belajar anak-anak yang merasa terpukul oleh dampak banjir.
KBO Lantas Polres Aceh Tamiang, Ipda Indra Maulana, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polri untuk hadir dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Dengan memberikan alat-alat sekolah ini, diharapkan anak-anak bisa mendapatkan kembali semangat dan kebahagiaan dalam belajar meskipun dalam situasi yang sulit.
Respon dan Harapan dari Masyarakat
Respon dari Kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Desa Tupah, Wati Sukarman, menunjukkan betapa besar dampak bantuan ini bagi siswa. Ia mengakui bahwa kondisi pascabencana sangat menuntut perhatian lebih pada kelengkapan belajar anak. Banyak dari peralatan sekolah yang hilang atau rusak akibat banjir, sehingga bantuan ini tiba pada saat yang sangat tepat.
Rasa syukur pun mengalir dari para siswa yang menerima bantuan tersebut. Pelajar bernama Nurhijrah Afifah mengungkapkan terima kasihnya dengan penuh kebahagiaan, sementara Muhammad Abinair Pratama menekankan pentingnya bantuan tersebut agar mereka bisa kembali bersekolah. Ini menunjukkan hubungan emosional yang kuat antara pelajar, pengajar, dan yang memberikan bantuan, menumbuhkan harapan baru di tengah tantangan yang ada.
Melalui kolaborasi yang baik ini, diharapkan sinergi antara Polri dan Universitas Jambi mampu memberikan efek positif dalam meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang. Tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, memastikan bahwa masa depan mereka tetap cerah meskipun dihadapkan pada kesulitan.


