Suasana haru menyelimuti kediaman rumah duka almarhum Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, S.I.K., M.H., di Kompleks Molek Raya Housing, Pondok Gede, Kota Bekasi. Pegawai instansi kepolisian melaksanakan upacara pelepasan jenazah secara kedinasan sebagai penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas.
Upacara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Kapolda setempat, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran pejabat tinggi dari kepolisian menjadi simbol penghormatan dan apresiasi kepada almarhum atas layanan tanpa henti yang diberikan kepada negara.
Upacara Pelepasan Dalam Suasana Khidmat
Upacara yang berlangsung pada pukul 15.50 WIB ini melibatkan berbagai pejabat penting, termasuk Kapolri dan Kapolda dari beberapa daerah. Momen ini tidak hanya menjadi ajang untuk memberikan penghormatan, tetapi juga sebagai pengingat bagi semua pegawai kepolisian akan tanggung jawab dan pengabdian yang mereka jalani. Ritual ini meliputi pembacaan doa dan pengalungan bunga sebagai simbol penghormatan.
Selama prosesi, terasa jelas rasa kesedihan yang mendalam di wajah para peserta. Banyak yang mengingat kembali kontribusi almarhum dalam tugas-tugasnya yang sangat berpengaruh. Hal ini memberikan gambaran yang kuat tentang hubungan emosional antara anggota kepolisian yang saling menunjang satu sama lain dalam menjalankan tanggung jawab mereka.
Dedikasi dan Pengabdian yang Tidak Terlupakan
Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1997, meninggal pada Kamis dini hari, 16 Januari 2026, setelah berjuang melawan sakit. Kenaikan pangkat anumerta yang diberikan menjadi bukti bahwa jasa dan pengabdian almarhum sangat dihargai oleh institusi. Sebuah pengingat bahwa setiap pegawai memiliki peran yang penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Setelah prosesi pelepasan selesai, jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum di daerah Jakarta Timur. Pemakaman dilakukan dengan upacara kedinasan yang menunjukkan rasa hormat kepada almarhum. Keluarga besar kepolisian juga turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Keseluruhan rangkaian prosesi berlangsung dengan aman dan tertib, menunjukkan soliditas dan rasa saling menghargai di antara anggota kepolisian. Penghormatan semacam ini penting untuk menjaga semangat dan moral para anggota dalam menjalankan tugas mereka di masa depan.


