Kebumen — Jembatan Kali Ketek yang terletak di Jalan Nasional III, Kecamatan Karanganyar, mengalami ambles dan berlubang pada tanggal 16 Januari 2026. Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas di jalur nasional tersebut terjadi kemacetan, karena kerusakan yang terjadi cukup memakan bahu jalan.
Peristiwa ini terdeteksi sekitar pukul 13.00 WIB, dan laporan segera disampaikan kepada pihak kepolisian. Informasi awal yang diterima berasal dari masyarakat yang melintas dan menyaksikan kondisi jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah.
Ciri-ciri Kerusakan Jembatan dan Potensi Bahayanya
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, melalui Wakapolres, Kompol Faris Budiman, mengungkapkan bahwa lubang pada badan jembatan memiliki panjang sekitar dua meter dan lebar 1,7 meter. “Kerusakan ini berpotensi membahayakan pengguna jalan sehingga perlu penanganan cepat,” jelas Kompol Faris.
Dalam laporan awal, kepolisian menduga amblesnya jembatan disebabkan oleh kondisi beton yang sudah rapuh serta beban kendaraan yang melintas. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa ataupun kecelakaan yang ditimbulkan akibat keadaan ini. Kerugian material juga masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait yang berwenang.
Tindakan Darurat dan Imbauan kepada Pengguna Jalan
Setelah kejadian, petugas Polsek Karanganyar bersama Pos Lalu Lintas langsung mengunjungi lokasi untuk pengaturan arus lalu lintas. Mereka juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta pihak terkait lainnya untuk menangani dampak peristiwa ini.
“Untuk saat ini, di lokasi sudah dipasang papan peringatan dan garis pengaman. Kendaraan yang melintas harus bergantian demi keselamatan bersama,” ungkap Kompol Faris. Langkah ini sangat penting untuk memastikan keselamatan para pengguna jalan serta mengurangi risiko yang lebih parah.
Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, kondisi jembatan mulai terlihat tidak rata sebelum akhirnya mengalami ambles. Saat insiden terjadi, lalu lintas sempat terhambat cukup lama karena kendaraan terpaksa melambat dan bergantian melintas di area yang terdampak.
Pihak kepolisian menghimbau pengguna jalan, khususnya kendaraan yang memiliki tonase besar, untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Mereka juga diminta untuk selalu mematuhi arahan yang diberikan oleh petugas di lapangan. Penanganan teknis jembatan pasca-kejadian ini akan menjadi tanggung jawab instansi terkait.


