Dalam upaya untuk memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat, Polres Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan Jumat Curhat dan Jumat Peduli di Asrama Polri Pakujaya, Serpong Utara. Kegiatan ini diadakan pada Kamis, 27 November 2025, dan dihadiri oleh sekitar 130 warga serta komunitas ojek online. Ini merupakan langkah penting dalam Program Jaga Jakarta+, yang bertujuan untuk menciptakan keharmonisan dan keamanan di wilayah tersebut.
Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengemukakan berbagai keluhan dan masukan mereka kepada pihak kepolisian. Mulai dari isu tawuran antarwarga, kekhawatiran mengenai keamanan lingkungan, hingga ide untuk pengadaan layanan Ojol Mart. Hal ini menunjukkan bahwa polisi tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengar dan merespon aspirasi masyarakat.
Pentingnya Kegiatan Masyarakat dalam Membangun Keamanan
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D. H. Inkiriwang, menekankan bahwa semua masukan dari warga akan ditampung dan langsung ditindaklanjuti. Selain itu, ia menegaskan perlunya Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta solusi terhadap berbagai masalah yang ada. Ini menciptakan sinergi positif antara kepolisian dan masyarakat yang dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban.
Masyarakat juga diberikan imbauan mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban. Kapolres mengingatkan warga untuk menjauhi narkoba, praktik pinjaman online yang ilegal, dan konflik antarwarga yang dapat merugikan banyak pihak. Selain itu, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran juga ditekankan. Kegiatan ini berhasil menjadikan komunikasi dua arah antara polisi dan warga untuk menumbuhkan rasa saling percaya.
Aspek Kesehatan dan Bantuan Sosial dalam Kegiatan
Tidak hanya berfokus pada keamanan, kegiatan ini juga memberikan perhatian pada kesehatan masyarakat. Sebagai bagian dari acara, terdapat pemeriksaan kesehatan gratis yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan kesehatan saat ini. Pemeriksaan kesehatan ini menunjukkan bahwa kepolisian juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Selain itu, pembagian paket sembako kepada warga dan komunitas Ojol menjadi salah satu sorotan dari kegiatan ini. Kapolres Tangsel terjun langsung untuk membagikan sembako, menyapa warga, dan menghibur anak-anak di lingkungan Asrama Polri Pakujaya. Hal ini menciptakan hubungan emosional yang lebih mendalam antara polisi dan masyarakat, serta menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak hanya di waktu genting, tetapi juga dalam keadaan biasa.
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, juga menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan Program Jaga Jakarta, yang menekankan kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Dengan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, masyarakat dan kepolisian dapat membangun budaya keamanan yang lebih baik. Diharapkan, kegiatan serupa akan terus dilanjutkan untuk menciptakan situasi yang selalu aman dan kondusif.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan kestabilan di lingkungan mereka. Dengan adanya komunikasi yang baik dan respon positif dari pihak polisi, diharapkan akan terbentuk budaya aman yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.


