Kunjungan industri yang dilakukan oleh Prodi Peternakan Universitas Mercu Buana Yogyakarta merupakan langkah penting untuk meningkatkan hubungan antara dunia akademis dan praktis di bidang peternakan. Kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan dan asosiasi di sektor ini.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Prodi Peternakan UMBY mengunjungi beberapa lokasi yang berfokus pada pelestarian dan pengelolaan ternak. Hal ini memberikan gambaran yang real tentang praktik terbaik dalam industri peternakan. Tim yang terdiri dari 9 dosen dan 3 laboran mengunjungi Dony Farm di Magelang, Asosiasi Peternak Domba Wonosobo, dan Unggul Mandiri Farm di Banjarnegara. Kunjungan ini menjadi jembatan untuk menjalin hubungan yang saling menguntungkan.
Kegiatan Kunjungan yang Membangun Kerja Sama
Kunjungan ini tidak hanya sekadar acara formal, tetapi juga sarana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Di Dony Farm, misalnya, Ir. Yudha Mandala, selaku pemilik, menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat sekitar. Melalui magang, mahasiswa dapat mempelajari manajemen pemeliharaan dari fase starter hingga masa produksi telur. Ini sangat relevan, mengingat cara-cara manajerial yang baik merupakan kunci keberhasilan dalam industri ini.
Pengalaman praktis di Dony Farm juga memberikan wawasan tentang bagaimana cara menangani pakan dan menjaga kesehatan ternak. Menurut pemilik farm, mendapatkan pengalaman di lapangan adalah langkah krusial bagi mahasiswa agar mereka dapat memahami tantangan yang akan dihadapi setelah lulus. Hal ini menjadi bahan pertimbangan penting bagi mahasiswa ketika mereka memasuki dunia kerja.
Mendalami Praktik Terbaik di Berbagai Lokasi
Radiharjo, Ketua Asosiasi Peternak Domba Wonosobo dan alumni dari Prodi Peternakan UMBY, juga mengekspresikan kebanggaannya terhadap program kerja sama ini. Dia menjelaskan bahwa melalui kunjungan dan magang, mahasiswa dapat langsung berinteraksi dengan peternak yang berpengalaman. Pengalaman langsung seperti ini sangat berharga dan dapat meningkatkan kemampuan serta pengetahuan mereka.
Setiap peternak memiliki cara unik dalam mengelola ternak mereka. Di Wonosobo, Radiharjo mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kandang domba dengan populasi yang bervariasi. Ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membantu di kandang dan melakukan pengamatan yang diperlukan untuk penelitian mereka. Kerja sama yang dibangun di sini menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang peternakan.
Senada dengan itu, Azis Bakhtiar dari Unggul Mandiri Farm juga menyambut baik inisiatif ini. Dengan fokus pada penggemukan sapi potong, ia menyatakan bahwa mahasiswa yang ingin belajar tentang pengelolaan sapi sangat disambut. Melalui pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik sehari-hari yang esensial dalam industri peternakan.
Pemberian pakan yang berkualitas dan menjaga kebersihan kandang merupakan aspek yang selalu ditekankan. Kondisi lingkungan yang baik membuat ternak tidak hanya sehat tetapi juga nyaman, yang pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas. Melalui pengalaman ini, mahasiswa diharapkan dapat mengeksplorasi berbagai strategi dalam pengelolaan ternak yang tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas.


