Pekalongan, – Sipropam Polres Pekalongan melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktibplin) terhadap anggota Polres Pekalongan, Kamis (28/08/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.15 wib ini dipimpin langsung Plh. Kasi Propam Polres Pekalongan, Ipda A. Tamerin, S.H.
Operasi Gaktibplin dilaksanakan berdasarkan atensi Kabid Propam Polda Jateng dan surat perintah Kapolres Pekalongan tentang pelaksanaan penegakan disiplin rutin bagi personel kepolisian. Sasaran kegiatan mencakup pemeriksaan kelengkapan kendaraan bermotor, surat identitas diri sesuai peraturan, serta penggunaan rotator, strobo, dan sirine. Apakah Anda tahu bahwa kedisiplinan di lingkungan kepolisian sangat krusial untuk menjaga citra institusi dan memberikan rasa aman kepada masyarakat?
Pentingnya Kedisiplinan dalam Kepolisian
Kedisiplinan merupakan pilar utama dalam setiap institusi, khususnya kepolisian. Dalam konteks ini, Operasi Gaktibplin bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga suatu bentuk komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme. Ketika anggota polisi disiplin, ini akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang mereka wakili. Menurut data yang ada, kepolisian dengan tingkat kedisiplinan tinggi cenderung mendapatkan dukungan yang lebih baik dari komunitas yang dilayani.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan tiga pelanggaran disiplin. Tiga anggota Polres Pekalongan diketahui tidak membawa dompet yang berisi kelengkapan identitas saat bertugas. Ini adalah contoh konkret dari pentingnya setiap detail kecil dalam pelaksanaan tugas. Setiap anggota diharapkan menyadari bahwa bahkan pelanggaran kecil dapat berpengaruh besar terhadap penilaian masyarakat dan citra kepolisian secara keseluruhan.
Strategi untuk Meningkatkan Kedisiplinan
Untuk meningkatkan kedisiplinan di institusi kepolisian, beberapa strategi dapat diterapkan. Salah satunya adalah melalui pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan. Salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan menghadirkan sesi pelatihan yang fokus pada etika dan tanggung jawab. Selain itu, penegakan sanksi yang tegas dapat memberikan efek jera dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih disiplin. Penutupan bagi pelanggaran, seperti memberikan sanksi berupa push up sebanyak 20 kali, dapat menjadi cara efektif dalam mendisiplinkan anggota.
Plh. Kasi Propam Polres Pekalongan menegaskan, bahwa operasi ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan personel sekaligus menegakkan aturan internal kepolisian. Dengan melakukan pengecekan secara rutin, setiap anggota diharapkan bisa lebih tertib dan berbangga dengan profesinya. “Ops Gaktibplin ini kami laksanakan setiap hari sebagai wujud pengawasan terhadap anggota. Pelanggaran sekecil apapun akan tetap kami tindak, karena kedisiplinan adalah bagian penting dari tugas kepolisian,” ujar Ipda Tamerin.
Dengan adanya operasi seperti ini, diharapkan setiap anggota dapat menyadari tanggung jawab mereka sebagai pelayan masyarakat. Kedisiplinan tidak hanya mendukung mereka dalam menjalankan tugas, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat luas. Pembinaan yang dilakukan melalui kegiatan ini bukan hanya sekadar hukuman, tetapi juga peluang untuk belajar dan berbenah diri agar lebih baik ke depannya.


